Seperti
biasa, setiap gue bangun, hanya ada bantal sama kasur yang sudah gue
tiduri bertahun tahun. Tapi gue heran , kok mereka gak pernah protes ke
gue. Padahal gue jarang banget ngerawat mereka, dan hanya pas mau tidur
gue gunakan. Mungkin bantal ma guling itu ngerti kali ya , gue sibuk
dengan kehidupan gue, gue terlalu menikmati aktivitas gue. Walaupun
kadang gue juga bingung aktivitas yang gue sibukin itu apa? .
Gue sebenarnya bukan orang yang cement,
tapi pagi ini gue benar benar gak bisa nyembunyiin kecemenan gue. Gue
nahan air mata, saat semua station televisi, menyuarakan selamat hari
ibu, I love u mom, saat iklan bebelac, si anak kecil bilang : u are is my everiting. Saat semua follower gue yang banyak ini ( BANYAK???).ngtweet, bunda
kaulah segalanya,- trima kasih untuk ibu ku dan calon dari ibu anak
anakku. Saat semuanya hanyut dalam kerinduan akan kasih seorang ibu,
saat unggkapan demi unggkapan terlontar. Dan mereka bersuka cita.
Gue hanya terdiam, gue gak bisa ngucapin apa apa. Gue gak bisa nahan air mata.
Dulu waktu kecil gue, adalah anak yang bandel. Gue selalu membatah kata ibu gue. Bahkan gue bilang, “ bu, ini model baru, ibu gak ngerti model ya”. Saat aku mulai tau dengan cat rambut. Namun ibu gue hanya diam dan tersenyum.
Tiap
pagi gue di sediain makan, segelas susu. Bahkan , ketika makanan yang
di suap kemulutnya, gak jadi di makan, malah dikasih ke mulut gue. Tapi
gue tetap bandel. Gue tetap bilang, gue adalah anak gaul, walaupun itu
sebenarnya alai.
Ibu selalu Tanya, kamu dah makan nak?, PRnya dah dikerjaain? Kamu masih punya uang gak? Pulang sekolah jam berapa? Jangan pulang terlalu sore?
. dan gue, gue gak pernah sadar kalo itu cara seorang ibu menyampaikan
sayangnya pad ague, gue gak sadar kalo itu adalah perhatian paling tulus
yang diberikan oleh seorang wanita yang menyayangi gue. Gue malah
bilang “ ibu , kok cerewet bangat sih”.dan pergi begitu saja.
Tapi
ibu gak pernah marah , dia selalu ngedukung gue. Selalu memberikan
pengertian ke gue. Walaupun gue gak pernah ngerti. Gue selalu berusaha
mencari kesenangan gue sendiri. Bergembira dengan teman sebaya. Dan
sering kali lupa akan seorang wanita yang disebut ibu. Mungkin, lo dan
ribuan manusia yang ada disana . (ntah dimana, gue gak tau). Kapan
terakhir kali lo bilang lo kangen ma ibu , kapan lo Tanya kabar ibu lo,
DAN KAPAN TERAKHIR LO INGAT IBU LO?***
Dulu
gue gak ngerti apa itu kasih sayang seorang ibu, gue gak tau apa itu
perhatian. Bahkan gue gak sadar kalo ibu gue sangat mencintai gue. Namun
sejak kuliah, sejak menjadi seorang mahasiswa gue mulai tau , rasa
kangen akan masakan ibu, rasa kangen makai baju yang di setrika ibu, dan
kangen dengar omelan ibu. Gue rindu semua itu. Gue gak bisa tulisankan
seberapa rindunya gue masa masa itu.
Ketika
seorang teman dikirimin sambal buatan ibunya dari kampung, ketika
seorang sahabat terima telpon dari ibunya . dan bilang “ nak, apa kabar.
Ibu disini baik baik saja. Kamu yang rajin ya kuliah”. Tapi padahal
kadang dia (ibu) lagi sakit. Seorang ibu rela menyembunyikan rasa
sakitnya, agar kita, anak anak mereka tidak kwatir. Agar kita bisa focus
dengan kuliah.
Ketika
seorang ibu bela belain datang dari kampung, ke kost anaknya. Demi
melihat bagaimana keadaan anaknya. Mereka rela meninggalkan pekerjaanya.
Demi siapa ? demi lo?.
Gue
Cuma pesan sama lo yang masih punya ibu, jangan sampai apa yang gue
alami lo alami. Gue pernah nangis liat. Teman gue di telpon ibunya. Gue
cemburu ketika kalian yang punya ibu dikirimin makanan . tapi gue, gue
gak akan bisa. Gue gak tau. Harus nulis apalagi. Gue kangen ma ma ibu.
Semoga engkau tenang di surga sana.***
“Ibu,
maafin anakmu belum bisa jadi yang terbaik. Aku janji, akan jadi anak
yang bisa membanggakan mu. Walau suatu saat ketika aku sukses. Ibu gak
bisa lihat. Aku janji bu.”
Tuhan,
hamba adalah hambamu yang hina, hamba sering melupakanmu. Hamba tau .
hampa adalah ciptaanmu yang tak tau terima kasih. Tapi…. Kali ini hamba
mohon , tempatkanlah ibu hamba disurgaMU”.
***
Tulisan
ini, gue dedikasiin buat , alm bunda, buat mama yang sudah jadi ibu
yang terbaik, yang menjalankan tugas ibu. Dan buat semua ibu di
dunia.***

0 komentar:
Posting Komentar