Breaking News
Loading...
Jumat, 05 Agustus 2016

Info Post
  • Perbedaan virus, worm, dan Trojan horse

    •     Trojan Hors


    Trojan  horse  adalah  program  yang  kelihatan  seperti  program  yang valid atau normal, tetapi sebenarnya program tersebut membawa suatu kode dengan fungsi-fungsi yang sangat berbahaya bagi komputer Anda.Sebagai contoh, virus DLoader-L datang dari attachment e-mail dan dianggap sebagai sebagai suatu update program dari Microsoft untuk sistem operasi Windows XP. Jika Anda menjalankannya  maka  dia akan mendownload  program  dan akan memanfaatkan  komputer  Anda untuk menghubungkan  komputer  Anda ke suatu website tertentu. Targetnya tentu saja untuk membuat website tadi menjadi  overload  dan akhirnya  tidak  bisa diakses  dengan  benar oleh pihak lain. Ini sering dinamakan dengan serangan denial of service atau DoS.

    Trojan   tidak   dapat   menyebar   secepat   virus   karena   trojan   tidak membuat copy dari dirinya sendiri secara otomatis. Tapi sejalan dengan perkembangan virus, maka trojan horse bisa bekerjasama dengan virus dalam hal penyebarannya. Virus dapat melakukan download terhadap trojan yang merekam keystroke keyboard Anda atau mencuri informasi yang ada pada komputer Anda. Di sisi lain, trojan juga digunakan untuk menginfeksi suatu komputer dengan virus.
    Trojan horse tidak memiliki kemampuan untuk menggandakan dirinya ke program lain. Namun demikian, program ini tidak kalah berbahaya jika dibandingkan dengan program virus komputer.
    Trojan horse umumnya dikemas dalam bentuk sebuah program yang menarik. Namun dibalik ‘pesona’ software tersebut, tersembunyi fungsi lain untuk melakukan perusakan. Pengguna komputer yang mendapatkan file ini umumnya  akan  terpancing  untuk  menjalankannya.  Akibatnya  tentu  fatal, karena  dengan  demikian  si pengguna  telah  menjalankan  rutin-rutin  perusak yang dapat mendatangkan malapetaka pada sistem komputernya.
    Trojan pertama muncul pada tahun 1986 dalam bentuk program shareware yang dikenal dengan nama PC-Write. Oleh karena itu, user harus memastikan   shareware  atau  freeware-nya   bebas  dari  trojan  dengan  cara
    memasang sejenis firewall atau antivirus ke dalam sistem komputer anda.




    •   Worm


    Sumber malapetaka  lain yang mirip dengan virus, namun tidak bisa
    dikategorikan sebagai virus, adalah worm. Worm adalah program yang dapat menduplikasi diri tanpa menginfeksi program-program lainnya. Worm tidak memerlukan carrier, dalam hal ini program atau suatu dokumen. Worm biasa menyebar melalui pertukaran data antar hardisk, disket, maupun e-mail. Penyebaran melalui e-mail biasanya berupa sebuah attachment yang kecil. Pengguna  yang  tertarik  akan  menjalankan  program  tersebut.  Selanjutnya, tanpa basa-basi, si program akan langsung melakukan aksinya. Worm akan menggandakan diri dengan mengirimkan file-nya secara otomatis melalui attachment ke setiap alamat yang ada dalam address book pada mail manager korban.
    Umumnya worm tidak bersifat merusak, namun demikian selain mengakibatkan kejengkelan di pihak korban, serangan worm dapat sangat berbahaya bagi mailserver. Berjangkitnya worm menyebabkan beban kerja mailserver melonjak drastis hingga dapat mempengaruhi performanya.
    Dan tidak hanya untuk mailserver, bahkan komputer pribadi kita pun bisa  dijadikan  sasarannya.  Hal  ini  terjadi  karena  worm  mampu menduplikasikan  dirinya  sendiri  di  dalam  memori  komputer  dalam  jumlah yang  sangat  banyak.  Sekarang  bayangkan  jika  worm  menduplikasi  dirinya secara serentak, ‘bakal lemot deh komputer’.
    Worm  umumnya  berbentuk  file executable  (berekstensi  .EXE  datau

    .SCR), yang terlampir (attach) pada e-mail. Namun demikian, ada beberapa jenis worm yang berbentuk script yang ditulis dalam bahasa Visual Basic (VBScript). Sasaran serangan worm jenis ini terutama adalah perangkat lunak e-mail Microsoft Outlook Express, tapi bukan berarti aplikasi yang lain sudah pasti kebal dengan semua jenis worm.


    •   Spyware



    Selain Virus, Trojan Horse dan Worm, ada juga yang disebut dengan Spyware. Spyware adalah suatu aplikasi yang memungkinkan para pemasang iklan untuk mendapatkan informasi mengenai kebiasaan pengguna komputer dimana spyware tersebut terpasang. Progam spyware ini sebenarnya bukanlah suatu virus. Anda tidak dapat menyebarkannya ke komputer yang lain. Tetapi spyware terkadang memiliki efek-efek lain yang tidak terduga.Anda bisa saja mendapatkan  spyware  ketika  Anda  mengakses  suatu  situs  tertentu.  Suatu pesan pop-up biasanya akan muncul dan menyuruh Anda untuk mendownload program   yang   "kelihatannya"   Anda   butuhkan,   atau   terkadang   program spyware ini bisa secara otomatis terdownload tanpa Anda sadari.
    Spyware  akan  jalan  di  komputer  Anda  dan  akan  mencatat  semua aktivitas  Anda (misalnya  mencatat  situs apa saja yang Anda kunjungi)  dan akan melaporkannya  kepada pihak lain, dalam hal ini pihak pemasang iklan. Efek lainnya adalah mengganti halaman home pada web browser Anda dengan suatu alamat situs tertentu  atau bahkan juga ada yang memiliki  efek untuk men-dial modem ke nomor 0900 (premium call). Aktivitas spyware ini jelas

    akan  memakan  resource  pada  komputer  Anda  dan  dapat  memperlambat performa dari komputer Anda.
    Beberapa   software  anti-spyware   saat  ini  sudah  dapat  mendeteksi adanya spyware pada komputer Anda dan bisa menghilangkannya secara otomatis. Contohnya adalah fitur anti-spyware pada aplikasi System Mechanic
     

0 komentar:

Posting Komentar